• header
  • header
  • header
  • header
  • header
  • header
  • header
  • header

Selamat Datang di Website SMA NEGERI 1 DEWANTARA | Terima Kasih Kunjungannya.

Pencarian

Login Member

Username:
Password :

Kontak Kami


SMA NEGERI 1 DEWANTARA

NPSN : 101011755

Jl.BTN Arun Paloh Lada Krueng Geukueh 24354


info@sman1dewantara.sch.id

TLP : 085260797438


          

Banner

Jajak Pendapat

Bagaimana pendapat anda mengenai web sekolah kami ?
Sangat bagus
Bagus
Kurang Bagus
  Lihat

Statistik


Total Hits : 77404
Pengunjung : 24705
Hari ini : 14
Hits hari ini : 23
Member Online : 7
IP : 52.91.39.106
Proxy : -
Browser : Opera Mini

Status Member

  • Nurmansyah (Siswa)
    2017-12-03 15:29:46

    salam kompak selalu... hujan bukan suatu penghalang buat kita menambah ilmu pengetahuan... teruslah berjuang kawan
  • Herlina (Guru)
    2017-03-15 00:36:08

    Selamat bergabung member smansaden. Semoga bermanfaat
  • Dian Maghfirah (Guru)
    2017-03-15 00:23:45

    Ilmu pengetahuan itu semakin berkembang... Jangan sampai kita ketinggalan. Kejar impian mu
  • Cut dewi (Guru)
    2017-03-15 00:11:53

    Ayo berkarya, tunjukkan bahwa kita bisa. Semoga kita menjadi yang terbaik
  • Dra. Kokosyili (Guru)
    2017-03-14 23:26:25

    Semoga website sekolah smansaden dapat di manfaatkan oleh semua kalangan masyarakat dan generasi penerus bangsa.
  • Dra.Zuraida (Guru)
    2017-03-13 10:54:09

    selamat datang di sma neg 1 dewantara.
  • Nazarniati (Guru)
    2017-03-13 10:33:32

    dengan memanfaatkan hikmah yang kita miliki, baik hikmah dari pengalaman diri sendiri maupun hikmah dari pengalaman orang lain. Dari hikmah yan...
  • Dra.Zuraida (Guru)
    2016-07-13 12:02:29

    SELAMAT MENJALANKAN TUGAS..
  • Nazarniati (Guru)
    2016-04-12 13:10:21

    bagaimana ya supaya cepat sukses

5 Fakta Gerhana Super Blue Blood Moon yang Perlu Kamu Ketahui




5 Fakta Gerhana Super Blue Blood Moon yang Perlu Kamu Ketahui

Bisa disaksikan pada 31 Januari 2018, inilah sederet fakta gerhana bulan total yang harus kamu tahu. (Ilustrasi: vox.com)

Gerhana Bulan yang akan terjadi Rabu, 31 Januari 2018 dapat diamati dari Indonesia termasuk sebagai sebuah fenomena langka.

Apa yang menyebabkan Gerhana Bulan bernama Super Blue Blood Moon tersebut langka? Berikut adalah lima faktanya sebagaimana Tekno Liputan6.com kutip dari laman Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), Rabu (31/1/2018).

Ads by AdAsia

You can close Ad in {5} s

  1. Pernah Terjadi 152 Tahun Lalu

Menurut siaran pers yang dipublikasikan oleh Lapan, Super Blue Blood Moon ini termasuk langka karena terakhir kali terjadi sekitar 152 tahun lalu lalu.

Dikutip dari Channel News AsiaSuper Blue Blood Moon pernah terjadi pada 31 Maret 1866 serta saat itu bisa dilihat dari Amerika Serikat dan Amerika Utara.

 

  1. Gabungkan 3 Fenomena Alam

Gerhana Bulan atau Supermoon (iStockphoto)

Gerhana Bulan kali ini menggabungkan tiga fenomena alam sekaligus sehingga disebut sebagai Super Blue Blood Moon.

Fenomena pertama adalah Supermoon. Disebut demikian, karena Bulan masih berada di titik terdekatnya dengan Bumi. Dengan begitu, Bulan akan terlihat lebih besar dan bercahaya dibandingkan waktu-waktu sebelumnya.

Kemudian, fenomena alam yang kedua adalah Bluemoon. Disebut Blue Moon karena merupakan Bulan purnama kedua pada Januari. Sekadar diketahui, Bulan purnama pada bulan ini sebelumnya juga terjadi pada 1 Januari.

Fenomena selanjutnya adalah Gerhana Bulan total, yang sering disebut Blood Moon, sebab saat Gerhana Total, Bulan tampak berwarna merah darah karena cahayanya ditapis sedemikian rupa oleh atmosfer Bumi.

 

  1. Bisa Diamati dari Berbagai Belahan Dunia

Bisa disaksikan pada 31 Januari 2018, inilah sederet fakta gerhana bulan total yang harus kamu tahu. (Ilustrasi: fstoppers.com)

Mengutip Channel News Asia, berbagai negara di belahan dunia bisa mengamati fenomena langka ini pada 31 Januari 2018.

Menurut NASA, Amerika Serikat bagian barat akan bisa menikmati fenomena ini, yakni saat Bulan melintas ke dalam bayang-bayang Bumi dan warnanya berubah menjadi merah darah.

NASA menyebut, wilayah West Coast, Alaska, dan Hawaii bisa menyaksikan fenomena ini secara keseluruhan.

Berbagai belahan Bumi lain yang juga dapat menyaksikannya adalah Australia dan Asia, termasuk Indonesia dan Singapura.

Selain itu, gerhana Super Blue Blood Moon ini juga bisa diamati di Amerika Utara, Samudra Pasifik, dan Siberia Timur. Sementara mereka yang berada di Amerika Selatan dan Afrika tak bisa ikut mengamati fenomena langka ini

3 dari 5 halaman

  1. Di Indonesia Bisa Diamati Selama 4 Jam

Seorang petugas menerangkan gambaran proses gerhana bulan total di Planetarium Taman Ismail Marzuki, Jakarta, (8/10/14).(Liputan6.com/Johan Tallo)

Dalam siaran persnya, LAPAN menyebut, proses Gerhana Bulan ini terjadi dalam beberapa tahap, yakni gerhana parsial, gerhana total, dan gerhana parsial. Total, fenomena ini berlangsung sekitar empat jam.

Awal gerhana parsial terjadi pada 18.48 WIB, awal gerhana total terjadi pada 19.52 WIB, puncak gerhana terjadi pada 20.30 WIB, akhir totalitas gerhana terjadi pada 20.08 WIB, dan akhir gerhana terjadi pada 22.11 WIB.

4 dari 5 halaman

  1. Proses Gerhana Super Blue Blood Moon

Di kawasan Amerika Serikat 15 April waktu setempat gerhana terjadi selama 5 jam 43 menit, namun hanya bisa dilihat sekitar 3 jam 35 menit.

Mengutip LAPAN, Gerhana Bulan terjadi saat Bulan purnama Bumi menutupi Bulan sehingga Bulan tertutupi oleh bayangan Bumi.

Orbit Bulan mengelilingi Bumi berbentuk elips sehingga jarak Bumi dengan Bulan selalu berubah, dan saat Bulan berada di titik terdekat (perigee) dengan Bumi bertepatan dengan Bulan purnama terjadilah supermoon.

(Tin/Ysl)

 sumber : http://tekno.liputan6.com/read/3244191/5-fakta-gerhana-super-blue-blood-moon-yang-perlu-kamu-ketahui

 




Share This Post To :

Kembali ke Atas

Artikel Lainnya :




Silahkan Isi Komentar dari tulisan artikel diatas :

Nama :

E-mail :

Komentar :

          

Kode :


 

Komentar :


   Kembali ke Atas